30 April, 2008

NEW Virus “VBWorm.Gen16 (Hokage)”

Kami informasikan bahwa saat ini, ada virus lokal baru yang dikenal dengan “VBWorm.Gen16 (Hokage)”, efektif per 9 April  2008
Adapun ciri-2 virus “Hokage” adalah :
Mempunyai ukuran 42 KB
Mengngunakan icon Winamp walaupun sebenarnya merupakan sebuah file aplikasi (exe)
Mengubah icon “Flash Disk” menjadi icon “Winamp”
 
Setelah virus berhasil menginfeksi komputer, akan buat beberapa file yang dijalankan pertama kali setiap komputer dinyalakan, file ini di sembunyikan sehingga tidak mudah untuk di hapus
File induk yang akan dibuat oleh VBWorm.gen16:
C:\Documents and settings\%user%\My DOcuments\KakashiHatake
·    HOKAGE4.EXE
1    HokageFile.exe
2    KakashiHatake.exe
3    Obito.exe
4    Rin.exe

Membuat file “Hokagefile.exe” di setiap folder/subfolder yang di akses
Apabila PC sudah terinfeksi virus tersebut, maka jika dilakukan copy penulisan text menggunakan Notepad, virus akan mengubah copy text asli menjadi “MizuBushinNoJutsu”
Media penyebaran menggunakan Disket/Flash Disk.

Demikian untuk diketahui oleh para member. 

25 April, 2008

I.B.O (Independent Business Owner)

PASSIVE INCOME

Bagaimana anda membangunnya…? 

Menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para member Go Freedom

Ini merupakan jawaban atas pertanyaan yang diajukan, dan kenapa Up-Line atau Leader menjalankan, dan melakukan sepenuh hati menjaga Impian jangan sampai tercuri. Yang terpenting anda selalu percaya dengan Up-Line aktif anda

Mas_Poedjo bilang kita saat ini sedang membangun IBO kalau Bank Mandiri khan sudah mengerluarkan IPO, nach sekarang kita juga berusaha dunk bisa membangun diri (Character Building) dan mengaktulisaikan diri melaui Bisnis Tianshi dan kedepannya menunjukan eksistensinya.

Yang menjadi pertanyaan mungkin untuk yang bekum mengerti IBO adalah kepanjangan dari Independent Business Owner, dan ini adalah Bisnis yang paling murah (saya dach kenyang berusaha tetapi resiko selalu ada dan cukup besar lagi). Kalau saya bisa kenapa anda tidak bisa….? (siapa takut……….hehehe). 

Walaupun anda saat ini sudah bekerja apa salahnya diluar jam kerja anda berusaha, khan sedia payung sebelum hujan (Up-Line bisa aja kasih istialah hahaha….) 

 
Kiriman dari:

Upline-ku
Nanipoetri@gmail.com
Nani Juhairani ID Tianshi No: 910.87886 

 

21 April, 2008

Apakah benar…….(2)

Ini adalah jawaban atas pertanyaan dari beberapa calon Prospect yang mengatakan dan menyatakan bahwa Bisnis Tianshi adalah Bisnis orang kecil atau kalangan menengah kebawah dan para pengangguran, yang diberikan oleh my Leader mas_poedjo.

Beliau tertawa dan mengatakan itu adalah paradigma yang salah. Karena Bisnis justru banyak dilakukan oleh kalangan yang mengerti apa itu yang dinamakan membangun ASET makanya baca dunk (bukunya Robert K.Tiyosaki). Dan beliau juga menyebutkan beberapa kalangan eksekutif yang ikut bergabung. Juga terima kasih atas informasinya untuk mas_poedjo.

Sedangkan para Leader yang telah berhasil (Nomor ID tidak perlu disebutkan) antara lain (setelah diijinkan publish oleh mas_poedjo):

Bpk.Louis Tendean (mantan tukang panci)
Ibu Ferawati Hartono (Istri Pak Louis Tendean)
Bpk.Purno Wasono SE (mantan CEO)
Bpk.Suprato Tjoa SE (mantan CEO Distrubusi Makanan)
Bpk.Ir.Timotius Hadi Susanto (Kontraktor)
Bpk.Nugraha (mantan Direktur Perusahaan Kayu)
Bpk.Arifin dan Istri (Direktur Keuangan swasta)
Ibu Anita Dr.Special Anak (Surabaya) 
H. Achmad (mantan pedagang/pemilik warung nasi di Tangerang)
Wailudi Lamui (mantan tukang ojek)
Bpk Fauzi Ramahan (mantan Supervisor sebuah Pabrik di Tangerang)
Bpk.Iwan Palu (lulus sarjana  tidak mau bekerja kecuali jadi Networker)
Bpk. Heru Kuncoro (pengusaha dan pemilik show room mobil)
Bpk.Safril, Bpk.Samlan, Bpk.Warsidi, Bpk.Pudjo, Bpk.Ikbal, Bpk Marius, Djhon Pardede, serta beberapa karyawan yang masih aktif bekerja (yang meluangkan waktu santainya untuk mengembangkan bisnis Tianshi Network Marketing) 
Dan masih banyak lagi kalau mau disebutkan satu persatu dan sudah ratusan orang yang telah memperoleh Reward yang diberikan oleh Tianshi (informasi dari mas_poedjo

Ini juga jawaban atas beberapa pertanyaan dari:
Serta beberapa member off-line (one to one, home meeting) 
Okta Widanto (Bekasi-Jabar) ID Tianshi No: 911.51027
Agus Haryanto (Ponorogo) ID Tianshi No: 911.15787
Suntiani (Malang-Jatim) ID Tianshi No: 910.65615
Nani Juhairani (Bojonggede) ID Tianshi No:910.87886

Arief Hartono (Kebayoran Lama) ID Tiansh No: 910.97430
Nadirotul Azizah (Madura) ID Tianshi: 911.15788

17 April, 2008

Apakah benar…….

Ini adalah jawaban atas pertanyaan dari beberapa calon Prospect yang mengatakan dan menyatakan bahwa Bisnis Tianshi adalah Bisnis orang kecil atau kalangan menengah kebawah dan para pengangguran, yang diberikan oleh my Leader mas_poedjo.

Beliau tertawa dan mengatakan itu adalah paradigma yang salah. Karena Bisnis justru banyak dilakukan oleh kalangan yang mengerti apa itu yang dinamakan membangun ASET makanya baca dunk (bukunya Robert K.Tiyosaki). Dan beliau menyebutkan beberapa kalangan eksekutif yang ikut bergabung (maaf yang ini saya harus tanya dulu sama beliau boleh nggak disebutkan disini). Juga terima kasih atas informasinya untuk mas_poedjo.

Ini juga jawaban atas beberapa pertanyaan dari:

Okta Widanto (Bekasi-Jabar) ID Tianshi No: 911.51027
Agus Haryanto (Ponorogo) ID Tianshi No: 911.15787
Suntiani (Malang-Jatim) ID Tianshi No: 910.65615
Arief Hartono (Kebayoran Lama) ID Tiansh No: 910.97430
Nadirotul Azizah (Madura) ID Tianshi: 911.15788  

95,6% Pemegang Saham BANK MANDIRI menyetujui akuisisi atas BANK SINAR.

Jakarta, 17 Maret 2008; Pada hari ini Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (Bank Mandiri), telah menghasilkan keputusan persetujuan pelaksanaan akuisisi atas PT Bank Sinar Harapan Bali (Bank Sinar) serta menyetujui Rancangan Akuisisi dan konsep Akta Akuisisi yang telah dibuat dan disepakati bersama-sama oleh Direksi Bank Mandiri dan Bank Sinar.

Keputusan tersebut menegaskan pengambilalihan kepemilikan atas 80% saham Bank Sinar oleh Bank Mandiri yang telah disepakati sebelumnya dalam Perjanjian Jual Beli Dengan Syarat Tangguh (Conditional Sale & Purchase Agreement) yang telah ditandatangani pada tanggal 3 Desember 2007.

“Atas akuisisi tersebut, Bank Mandiri akan memiliki 160 juta saham atau setara dengan Rp80 miliar, dan pemegang saham lama Bank Sinar yang akan bergabung dalam 1 badan hukum (PT) akan memiliki 40 juta saham atau setara dengan Rp20 miliar,” jelas Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo.

”Struktur permodalan dan komposisi pemegang saham Bank Sinar pasca akuisisi akan berubah dimana Modal Dasarnya menjadi sebesar Rp100 miliar, Modal Ditempatkan dan Modal Disetor Penuh menjadi sebesar Rp100 miliar dari sebelumnya yang hanya sebesar Rp50 miliar untuk Modal Dasar, dan sebesar Rp20 miliar untuk Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh.” lanjut Agus.

Bank Sinar, yang berkantor pusat di Denpasar, Bali, merupakan bank umum yang memiliki 1 (satu) Kantor Pusat Operasional, 10 (sepuluh) Kantor Cabang Pembantu, dan 39 (tiga puluh sembilan) Kantor Kas. Bank Sinar memiliki kinerja yang baik dengan fokus di pembiayaan segmen mikro dan usaha kecil di Bali dengan total aktiva Rp216 miliar, Return on Asset (ROA) di kisaran 3% dan NPL gross di kisaran 1%, serta memiliki Net Interest Margin (NIM) di kisaran 13% per 31 Oktober 2007, tertinggi diantara bank-bank umum lainnya.

“Melihat potensi kredit segmen mikro dan usaha kecil yang sangat menjanjikan, maka Bank Mandiri menilai Bank Sinar sebagai salah satu target akuisisi yang patut dipertimbangkan, terutama melihat kinerja Bank Sinar yang baik. Ke depannya, Bank Mandiri akan memberikan dukungan dalam pengembangan kemampuan manajemen risiko, teknologi informasi, maupun produk serta pelayanan perbankan ritel kepada Bank Sinar untuk semakin memperkuat kapabilitasnya dalam merambah pasar mikro dan usaha kecil lebih luas lagi. Disamping itu akuisisi tersebut juga dimaksudkan untuk mempertahankan Bank Sinar sebagai bank umum yang berfokus pada segmen mikro dan usaha kecil,” ujar Agus.

Sebagai tindak lanjut, Bank Mandiri dan Bank Sinar telah melaksanakan hal-hal yang disyaratkan dalam ketentuan perundang-undangan yang mengatur pelaksanaan akuisisi. Diantaranya adalah pelaksanaan RUPS untuk memperoleh persetujuan pemegang saham. RUPS-LB Bank Sinar telah selesai dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2008 dan pada tanggal 17 Maret 2008 Bank Mandiri juga telah mendapatkan persetujuan dari pemegang sahamnya. Sebelumnya Bank Indonesia juga telah menyetujui permohonan penyertaan modal Bank Mandiri di Bank Sinar, serta memberikan persetujuan atas status Bank Sinar pasca akuisisi sebagai bank yang berdiri sendiri (stand-alone bank).

Selanjutnya Bank Mandiri akan menyampaikan dokumen persetujuan pelaksanaan akuisisi untuk mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia. Setelah diperolehnya ijin akuisisi tersebut, Bank Mandiri dan Pemegang Saham Lama Bank Sinar secara bersama-sama akan melaksanakan penandatanganan akta akuisisi yang berfungsi sebagai dokumen Sale & Purchase Agreement (SPA).

Agenda lainnya dalam RUPS-LB adalah Laporan Perkembangan Pelaksanaan Likuidasi PT Bank Paribas BBD Indonesia (Dalam Likuidasi/DL), PT Bank Indovest Tbk. (DL) dan PT Bank Merincorp (Dalam Likuidasi/DL). Pelaporan perkembangan pelaksanaan likuidasi atas Tiga Bank Dalam Likuidasi pada RUPS-LB Bank Mandiri, dimaksudkan untuk memenuhi asas keterbukaan dan akuntabilitas kepada pemegang saham.

Laporan kepada pemegang saham tersebut dilakukan dengan memperhatikan surat-surat dari Bank Indonesia terkait dengan kedudukan Bank Mandiri selaku ultimate shareholder untuk segera menyelesaikan proses akhir likuidasi Tiga Bank Dalam Likuidasi.

Terkait dengan kedudukan Bank Mandiri selaku ultimate shareholder, tidak terdapat ketentuan perundang-undangan yang mewajibkan persetujuan RUPS Bank Mandiri dalam proses likuidasi Tiga Bank Dalam Likuidasi tersebut. Pada tanggal 12 Maret 2008 Bank Mandiri telah melakukan konferensi pers terkait dengan kinerja keuangan Perseroan tahun 2007 sesuai dengan Siaran Pers No. CSC/021/2008 tanggal 12 Maret 2008. Tentang Bank Mandiri Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International. Bank Mandiri juga menawarkan jasa dan layanan pasar modal, perbankan syariah dan asuransi melalui Mandiri Sekuritas, Bank Syariah Mandiri dan AXA Mandiri.

Bank Mandiri saat ini mempekerjakan 21.631 karyawan dengan 956 kantor cabang dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 3.186 ATM, disamping 7.051 ATM yang merupakan jaringan LINK dan 12.663 jaringan ATM Bersama, serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.

11 April, 2008

Musuh terbesarnya……….

Pernah dengar personal SLANK ditanyakan mengenai siapa musuh terbesar dari SLANK, Bimbim salah seorang personalnya mengatakan "sebagai band yang telah berusia 24 tahun, musuh terbesar bagi Slank adalah diri mereka sendiri".

"Musuh terbesar kita, ya diri sendiri," kata Bimbim, saat ditanya oleh para wartawan di sela peringatan HUT ke-24 Slank di markas besar mereka, Gang Potlot III Nomor 14, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurut dia, diri sendiri bukanlah sebagai sikap jumawa atau egois, sama sepertinya apabila ada sebagian orang bisa sukses, karena berhasil melawan hal-hal negatif yang ada didalam diri sendiri

Dengan jurus seperti itu, ia menilai, bukan hanya kejenuhan yang dapat disingkirkan, tetapi sekaligus juga bisa lebih merekatkan keakraban di antara para personel.

Ivanka menambahkan, "Kita ‘gak’ kenal selingkuh, jadi solid." Dan sama juga dengan Leader Networker apa dia pernah selingkuh mau hancur apa jaringannya. Karena bisnis ini dibangun dengan nilai-nilai spritualis "coba aja kamu tanyakan sama uplinemu atau sama leadermu".

Yang paling …… (kisah sufi dari Iman Al-Ghazali)

Untuk bahan renungan :

Suatu hari Imam Al-Ghazali bertanya kepada murid-muridnya. “Siapa yang tahu, apakah yang paling dekat di dunia ini”. Ada yang menjawab “ Saudara kita”, yang lain menjawab “ Orang tua”. Imam Al-Ghazali menjawab, “ Jawaban kalian salah, yang paling dekat dengan kalian itu adalah kematian.”

Pertanyaan berikutnya, apa yang paling jauh dari kalian?” tanya Imam Al-Ghazali. “Langit…” jawab seorang muridnya. “Bulan…” jawab yang lainnya. “Bukan, yang paling jauh dari kalian adalah masa lalu.” Kemudian Imam Al-Ghazali melanjutkan pertanyaan berikutnya “Apakah  yang paling besar di dunia ini?”. “Gajah…” jawab seorang muridnya. “Bukan, yang paling besar di dunia ini adalah hawa nafsu.

 

“Pertanyaan berikutnya, apa yang paling  berat di dunia ini?” tanya Imam Al-Ghazali. “ Besi…” jawab muridnya, “Salah, yang paling berat di dunia ini adalah amanah.” Imam Al-Ghazali melanjutkan pertanyaannya “ Apa yang paling ringan di dunia ini?”. “Kapas…” jawab muridnya, “Bukan, yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan sholat.

“Apa yang paling tajam di dunia ini?” tanya Imam Al-Ghazali pada murid-muridnya. “Pisau..” jawab seorang muridnya, “Pedang…” jawab yang lainnya. “ Semuanya salah, yang paling tajam di dunia ini adalah lidah.

Semoga renungan ini bisa menjadi pelajaran serta inspirasi bagi kita semua.

4 April, 2008

Balada 15P +uP

Huahaha (tertawa ngakak), saya benar-benar ketawa mendengarkan Presentasinya mengenai Bisnis Opportunity mengenai Tianshi. Begini baladanya:

  1. Pegawai
  2. Pabrik
  3. Panci
  4. Pergi
  5. Pagi
  6. Pulang
  7. Petang
  8. Pala
  9. Pusing
  10. Pikiran
  11. Penat
  12. Penghasilan
  13. Pas-Pas an
  14. Panggil
  15. Pak Poerno or Poedjo
  16. Untuk Presentasi

Untuk menghadapi masalahnya dan mencari solusinya ya salah satunya dengan cara atau jalan ikut/joint Bisnis Tianshi Network Marketing dan mau belajar (teacheable) serta berfikir sederhana (humble) serta melakukannya dengan belajar sambil berjalan (Learning By Doing), gampang khan (katanya hahaha).

Memang Presentasi adalah jantung Bisnis Tianshi, karena dengan mengulang-ulang presentasi (10huruf) ini kita akan membangun diri (character building) dan kedepannya setelah eksis mencapai jajaran Leader International kita dapat mengaktualisasikan diri dilingkungan, dipergaulan, serta didalam kehidupan. Karena kita dapat meng uwongke uwong, karena kita menginformasikan peluang untuk membangun masa depan.

Orang yang gagal adalah orang yang mundur terlalu cepat, sedngkan orang yang sukses adalah oarng yang bertahan lebih lama. Yang penting kuatkan impian anda bangun aset untuk kehidupan yang mapan, dan berguna bagi lingkungan.
Tetap semangat 

Demikian presentasinya 

 

Informasi from my Leader (Mas_Poedjo):
Kiriman Agus Haryanto ID No.911.15787. 

2 April, 2008

Grand OPP

Kami dari Network Marketing Of Tiens mengundang anda menghadiri Grand OPP (bagaimana anda menggapai penghasilan +/- Rp.40.000.000.-/sebulan) dengan jalan mengikuti Business Opportunity and Business Global Network.

Bertempat di : 

  • Tempat     : Gedung Satria Mandala Komp.Museum Satria Mandala
  • Alamat      : Jl. Jend.Gatot Subroto Kav.14, Jakarta Selatan
  • Hari          : Minggu
  • Tanggal     : 06 April 2008
  • Jam          :  12.45  WIB
  • Pembicara  : Mr. Poerno Wasono SE (Peringkat Silver Lion)

 

Harga ticket Rp.30.000.-
Hubungi : Pudjo Suprapto di Telp: 021-919.98263

              
NB :

* Dihadiri oleh para *8 above
* Untuk kalangan sendiri
* Undangan tidak dapat ditukar/dikembalikan 

Riwayat Grup Tianshi

Riwayat grup Tianshi dibagi kedalam tiga tahap pengembangan strategis, dan selalu berusaha untuk berada pada jalur yang tepat dalam strategi ekspansi global.

Dari tahun 1992 sampai tahun 1998, grup Tianshi sedang melalui tahap embrio dan membangun strategi pengembangan yang bercirikan orientasi pelanggan.

Dari tahun 1992 sampai 1995, Tianshi berada dalam tahap bentuk peletakan dasar yang mencakup pembiayaan, teknik sipil, pengembangan teknologi, penerapan, seleksi pasar, dsb. Tahap empat tahun ini diselesaikan secara independen oleh para staf, yang dengan sukses telah meletakkan sejumlah program riset ilmiah kedalam penerapan pasar.

Dari tahun 1995 sampai tahun 1998, Grup Tianshi secara resmi didirikan dan segera mulai meraih keuntungan. Selama dalam tahap ini, Tianshi memutuskan strateginya sendiri, mengembangkan pasar dan memupuk modal. Melalui seluruh tahap embrio tersebut, Tianshi menerapkan strategi pengembangan berorientasi pelanggan yang menitikberatkan pada kebutuhan-kebutuhan individual dan perilaku kelompok-kelompok konsumen dan saluran distribusi. Karena Cina pada waktu itu berada dalam peralihan dari pasar penjual menjadi pasar pembeli, strategi maju telah menempatkan Tianshi untuk berada pada jalur dengan pertumbuhan cepat.

Pada akhir tahap embrio, Tianshi sudah dengan kokoh berdiri dan siap dengan pengembangan lebih lanjut. Tianshi berada dalam posisi strategis untuk memenuhi penyesuaian-penyesuaian kebijakan dari Cina dan perlawanan terhadap risiko-risiko investasi. Pola operasi Tianshi mulai bergeser dari pengembangan lebih dulu, perencanaan kemudian menjadi pengembangan dan perencanaan sekaligus.

Dimulai dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2002, Tianshi memulai strategi pengembangan akses global.

Sebagaimana ditentukan oleh lingkungan bisnis, Tianshi mulai menjejakkan kakinya di pasar-pasar luar negeri dan secara aktif berperan serta di wilayah-wilayah lain, dengan demikian menganeka-ragamkan risiko investasi dan sampai pada strategi pengembangan akses global. Dalam waktu empat tahun, Tianshi dengan cepat meluncurkan cabang-cabangnya pada lima benua dan menghindari pengurangan pendapatan yang disebabkan oleh pasar-pasar yang makin ketat. Tianshi juga memusatkan kendali perusahaan pada kantor pusatnya di Cina, yaitu pengendalian terpusat atas ekspor produk-produk perawatan kesehatan Cina, perluasan luar negeri dari perusahaan-perusahaan penjualan Cina, dan operasi dari perusahaan-perusahaan penjualan Cina dan pola jaringan di pasar-pasar Cina bagian utara. Pada waktu ini, cabang-cabang luar negeri Tianshi telah mengubah pola kendali terpusat regional, pengelompokan kembali pasar-pasar global dengan sistem pemasaran dari kantor pusat pemasaran, program kerja antar benua, kewilayahan antar benua dan kewilayahan nasional. Sebagai hasilnya, pasar-pasar pusat di wilayah-wilayah antar benua telah meningkatkan pengaruh mereka baik pada negara-negara sekelilingnya maupun dalam lingkungan wilayah-wilayah tersebut.

Tahun 2002 menunjukkan lompatan sejarah yang penting dalam perluasan global dari Tianshi: Pameran Tianshi Baru pada tanggal 19 Januari 2002; ulang tahun ketiga cabang Rusia Eropa pada bulan Maret; simposium pengembangan strategis global Tianshi di Indonesia pada bulan Mei; Konvensi Tianshi Afrika Wilayah Barat pada bulan Juni; Konvensi Internasional Tahunan Tianshi di Berlin pada bulan November. Dari penggunaan dua dasar operasi terhadap konseptualisasi Falsafah Interaktif, kemajuan grup dapat dirangkum menjadi interaksi wilayah dan konsep kapal bendera.

Pada paruh kedua tahun 2002, Tianshi memulai gerakan strategis dari pola akses ke pola produk Pada Konferensi Tianshi Pertama tentang Impor Produk Logistik Baru, grup tersebut mencapai persetujuan kemitraan sukarela dengan lebih dari 60 perusahaan dalam negeri. Gerakan strategis ini memperluas lingkup produk dan pembangunan merk yang diproyeksikan, dan lebih penting lagi secara kukuh didirikan perusahaan yang dimiliki Cina ini dalam pasar internasional dan memasarkan babak penutup dalam pengembangan kendali terpusat oleh kantor pusat Tianshi dan dimulainya tahap operasi grup tersebut.

Tianshi telah masuk kedalam tahap pengembangan strategis dari pembuatan sistem operasi internasional.

Pada saat ini, Tianshi telah menyelesaikan restrukturisasi industrial dan meningkatkan kapasitas pengelolaannya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan globalisasi. Secara sukses hal itu meluncurkan Grup Investasi Keuangan Internasional Tianshi (Singapura), Grup Penjualan dan Marketing Internasional Tianshi (Frankfurt, Jerman), Grup Logistik International Tianshi (Hongkong) dan Grup Media dan Komunikasi International Tianshi (Hongkong) dan Group pelayanan perjalanan international Tianshi(Hongkong). Hal tersebut telah menjadi langkah mantap dari perusahaan-perusahaan Cina yang dipimpin oleh Tianshi dalam gerak maju menuju operasi kelompok dalam pasar internasional.

Tianshi merupakan sebuah perwakilan dari perusahaan swasta yang menonjol dari Cina yang menandai sukses mereka atas penerapan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Konferensi Pleno Nasional PKC ke-16 merujuk pada industri-industri teknologi tinggi demikian sebagai Industri-industri Matahari Terbit (Rising-Sun Industries). Penerapan S&T dalam produksi dan manajemen kemanusiaan standar membentuk dasar sebuah perusahaan yang berhasil. Sesuai dengan lingkungan pasar dalam negeri dan kecenderungan dalam pasar internasional, Tianshi telah menyelesaikan restrukturisasi industrinya dan secara aktif memutakhirkan struktur industrinya dalam menanggapi seruan dari Konferensi Pleno Nasional PKC ke-16.

Mulai sekarang dan seterusnya, strategi jangka panjang Tianshi akan menjadi pelaksanaan konsep operasi kelompok global melalui langkah-langkah untuk negara-negara, wilayah-wilayah, dan dunia yang menjadi sasaran sampai Tianshi mengungguli berbagai perusahaan dan industri dalam negeri dan luar negeri dalam mengakses pasar-pasar satu sama lain secara bebas.

Dimulai dari tahun 2003, Tianshi akan menghadapi tahap awal dari pengembangan dan perencanaan sekaligus sementara menyelesaikan pekerjaan persiapan untuk pengembangan operasi kelompok. Tujuan menyesuaikan pengelolaan strategis tahun ini akan membangun kelompok tersebut menjadi besar dan kuat. Mesin dari Kapal Bendera Tianshi akan menjadi mesin uang serta kemajuan dibidang Tehnologi dan Industri makanan kesehatan.

Terintegrasinya pengelolaan perusahaan atas sistem pertanggungjawaban, sistem sasaran, sistem perbatasan, sistem pengelolaan tingkat, tim proyek dan sistem rangsangan.

Sistem Falsafah Interaktif dari Tianshi akan diluncurkan sepenuhnya, yaitu jaringan sumberdaya manusia, jaringan pendidikan internasional, jaringan logistik internasional, Internet, jaringan operasi modal, dan jaringan perjalanan internasional. Alat-alat yang digunakan dalam jaringan tunggal akan disempurnakan, yang secara bertahap akan menuju kepada kompatibilitas dengan jaringan-jaringan lainya. Titik berat industri akan disesuaikan untuk mempercepat proses pemutakhiran dari struktur industri Tianshi. Masukan teknologi tinggi akan ditingkatkan lebih jauh dalam produk-produk, yang membuat Tianshi sebagai sebuah merk internasional. Restrukturisasi saham gabungan dari perusahaan tersebut akan diselesaikan. Masalah-masalah administratif akan disistemasikan berdasarkan pengelolaan jaringan.

Berdasarkan pasar-pasar utama regional, pasar-pasar yang belum berkembang yang telah menyelesaikan penerapan prosedur dan keragaman produk harus dijadikan sasaran dengan prioritas. Interaksi-interaksi diantara pasar-pasar harus diperkuat untuk mempromosikan perubahan pasar global dari isolasi pasar-pasar individual terhadap interkoneksi mereka. Sumber-sumber jaringan harus dijadikan satu pool. Lokalisasi produksi dan konsumsi harus digalakkan agar dipisah dari ketergantungan terhadap plan/pabrik produksi di Cina. Rintangan-rintangan perdagangan dan hukum harus diatasi. Sistem logistik jalur ganda, yaitu logistik internal dan logistik terbuka harus dibangun. Dengan demikian, jalur air akan terbebas untuk pelayaran yang lancar dari strategi kapal bendera Tianshi.

Oleh karenanya, strategi kita dapat diringkas sebagai: melanjutkan strategi banyak front berdasarkan strategi pengembangan global; membuat pendaratan yang empuk pada proses peluncuran kelompok yang dinamis; menyelesaikan pergantian dari isolasi ke interkoneksi agar mewujudkan interaksi pasar global; melakukan suatu pendekatan yang mantap dalam pasar internasional; mengkonsolidasikan dan mengangkat pasar domestik.
 
Ditulis kembali oleh:
Suntiani
ID Tianshi No.910.65615
Kiriman : My-Leader Mas_Poedjo